TANAMAN PANGAN
Hasil pertanian
khususnya pangan sangat dibutuhkan oleh manusia untuk kebutuhan hidupnya.
Secara umum hasil pertanian tersebut dikelompokkan ke dalam kelompok besar yang
biasanya didasarkan atas kesamaan sifat dan kegunaan seperti kelompok bahan
nabati dan kelompok bahan hewani. Bahan nabati merupakan bahan yang diperoleh
dan berasal dari tumbuhan misalnya padi, jagung, buah-buahan, sayuran,
rempah-rempah, sedangkan bahan hewani diperoleh dari hewan, bagian-bagian dari
hewan atau yang diproduksi oleh hewan tersebut, misalnya: daging, susu, telur,
ikan.
Berbagai jenis
bahan hasil pertanian pangan mempunyai karakteristik yang sangat beragam.
Karakteristik-karakteristik tersebut seperti sifat fisis, morfologis,
fisiologis, dan berbagai %bawaan penting yang terkandung didalamnya dan
sifat-sifat alami lainnya sangat penting dipahami untuk digunakan sebagai
pedoman atau pertimbangan pada proses penanganan dan pengolahan lebih lanjut. Dengan mengetahui karakteristik
bahan pangan diharapkan proses penanganan dan pengolahan lebih lanjut lebih
tepat dan sesuai.
1. Buah Buahan
Fisiologi
buah-buahan sangat penting diketahui untuk tujuan penanganan dan pengolahan.
Fisiologi buah-buahan berkaitan dengan aspek- aspek: proses pertumbuhan dan
respirasi seperti pematangan, kelayuan (senescene),
klimaterik, dan peran etilen pada proses pematangan buah.Tahap-tahap
proses pertumbuhan buah pada umumnya meliputi: pembelahan sel, pendewasaan sel
(maturation), pematangan (ripening),
kelayuan (senescene) dan pembusukan (deterioration). volume maksimum.
Perbedaan buah yang tua (mature) dan
yang matang (ripe) adalah buah yang
tua keadaan sel-sel buah telah dewasa,sedang buah yang matang warna, cita rasa, dan
kekerasanya telah sampai maksimum.
Buah dengan
segala jenisnya tersebut menambah khasanah kekayaan buah
-buahan di Indonesia. Saat ini juga bermunculan jenis-jenis buah yang
sebelumnya sulit dijumpai di negeri kita, misalnya buah naga. Buah naga
mempunyai bentuk yang unik menyerupai kepala ular naga, daging buahnya ada
noktah- nohtah kehitaman. Buah ini berasa manis sedang. Beberapa masyarakat
meyakini buah ini berkhasiat untuk kesehatan. Sampai saat ini pemanfaatan jenis
buah ini baru terbatas sebagai buah meja, belum
2. Sayuran
Sayuran merupakan kelompok
komoditas pangan yang pada umumnya sangat banyak dikonsumsi oleh masyarakat,
baik sebagai sayuran mentah (lalapan) ataupun dengan cara dimasak terlebih
dahulu. Mengonsumsi sayuran memberi sumbangan terutama vitamin A dan C, serta
serat yang sangat penting bagi tubuh. Sayuran diklasifikasikan
sebagai tanaman hortikultura. Umur panen sayuran pada umumnya relatif pendek
(kurang dari satu tahun ) dan secara umum bukan merupakan tanaman musiman.
Berbagai-bagian
dari tanaman misalnya akar, umbi, batang, daun, buah, bunga, biji dan
sebagainya dapat dimanfaatkan sebagai sayuran konsumsi, antara lain wortel,
kentang, yang diambil dari bagian umbinya, kangkung, bayam, selada, sawi yang
diambil dari bagian daun, asparagus, rebung dari bagian batang yang masih muda,
tomat, cabe, labu siam, terong dari bagian buahnya, kacang merah, kacang hijau
dari bagian buah bijinya.
Secara umum
sayur-sayuran sangat baik sebagai sumber vitamin dan mineral bagi menu makanan
kita, mengingat sebagian besar sayur-sayuran kaya akan vitamin, terutama
bitamin A dan C. Sayuran yang
banyak mengandung vitamin A contohnya wortel, sedangkan sayuran yang banyak
mengandung vitamin C misalnya tomat. Jenis vitamin lain yang dikandung sayuran
adalah vitamin B1
(thiamin) dan mineral. Vitamin mempunyai
karakteristik tidak stabil atau mudah mengalami perubahan. Vitamin C misalnya
mudah teroksidasi atau musah rusak oelh pengaruh cahaya dan suhu tinggi.

Komentar
Posting Komentar